Menu

Mode Gelap
Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: 4 Orang Meninggal, Wali Kota Turun ke Lokasi AMN Resmi Terbentuk di Berau, Sulkifli Terpilih Ketua Umum Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk: Antara Klaim “Selesai 100%” dan Realitas Lapangan yang Mangkrak Tempuh Jalur Hukum, Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Laporkan Kasus KDRT ke Polresta Denpasar Mangkir Mediasi Ketiga, Status Kerja Disoal, Kasus PHK PT DLJ Tunggu Anjuran Disnaker

Nasional · 23 Apr 2026 10:46 WITA ·

Polisi Sahabat Masyarakat: Kala Seragam Tak Menghalangi Bakti untuk Negeri


 Polisi Sahabat Masyarakat: Kala Seragam Tak Menghalangi Bakti untuk Negeri Perbesar

SAMBALIUNG-BERAU -KALTIM-BORNEOSINARTVNEWS Di tengah kesibukan menjalankan tugas kepolisian, personel Satpolairud Polres Berau menunjukkan sisi humanis yang menyentuh hati.

Pada Selasa (21/4/2026), aparat kepolisian ini turun langsung ke lapangan untuk bergotong royong bersama warga RT 20, Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, melakukan revitalisasi Jembatan Merah Putih.

​Aksi ini bukan sekadar tugas dinas, melainkan wujud kepedulian nyata terhadap fasilitas umum yang menjadi urat nadi transportasi warga sehari-hari.

​Sinergi dalam Gotong Royong

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Berau, Kompol Noor Dhianto, dan Kasat Polairud Polres Berau, AKP Musjaya. Mereka bahu-membahu bersama Lurah Sambaliung Iskandar Zulkarnain, Ketua RT 20 Burhanuddin, serta puluhan warga setempat.

​Selama proses revitalisasi, fokus utama perbaikan adalah memperkuat struktur jembatan. Penggantian material dilakukan secara menyeluruh, mulai dari balok kayu hingga papan ulin yang mulai rapuh. Tak hanya diperkuat, jembatan ini juga dipercantik dengan pengecatan ulang dan pemasangan plang nama resmi “Jembatan Merah Putih” agar lebih mudah dikenali.

​Bakti untuk Keamanan Warga

Kasat Polairud Polres Berau, AKP Musjaya, menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus memberikan dampak positif yang konkret.

​”Jembatan ini merupakan akses penting bagi aktivitas warga. Perbaikannya menjadi perhatian bersama karena menyangkut keamanan dan kenyamanan mobilitas masyarakat. Kami senang bisa terlibat langsung dalam pemulihan fasilitas ini,” ujar AKP Musjaya di sela-sela kegiatan.

​Senada dengan hal tersebut, Wakapolres Berau Kompol Noor Dhianto mengapresiasi semangat kebersamaan yang terbangun. Ia berpesan agar warga memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas yang telah diperbaiki.

​”Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini, agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi semua,” tegas Kompol Noor Dhianto.

​Apresiasi dari Warga

Kehadiran aparat kepolisian yang bersedia “turun ke bawah” disambut hangat oleh warga. Ketua RT 20 Sei Buntu, Burhanuddin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan Satpolairud Polres Berau.

​”Kami sangat berterima kasih. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Ini tidak hanya memperbaiki jembatan, tapi juga mempererat semangat gotong royong dan hubungan baik antara polisi dan masyarakat,” ungkap Burhanuddin dengan penuh haru.

​Dengan kondisi Jembatan Merah Putih yang kini lebih kokoh dan layak, diharapkan mobilitas warga serta aktivitas perekonomian di wilayah Sambaliung dapat berjalan lebih lancar dan aman. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa bagi Polri, mengabdi untuk negeri bisa dimulai dari langkah kecil di tengah masyarakat.

Humas polres Berau

Editor: Borneosiartvnews (Haris)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Tempuh Jalur Hukum, Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Laporkan Kasus KDRT ke Polresta Denpasar

27 April 2026 - 21:30 WITA

Krayan Menjerit: Jalan Hancur, Jembatan Rapuh, Pendidikan Anak Terancam

23 April 2026 - 15:58 WITA

Evaluasi Kritis Program MBG: Menggugat Efisiensi dan Ketepatan Sasaran demi Kesejahteraan Rakyat

20 April 2026 - 17:33 WITA

Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk “Diduga Mangkrak”: Selesai di Atas Kertas, Gagal di Lapangan

19 April 2026 - 23:22 WITA

Indonesia Emas 2045: Menjadi Mercusuar Spiritual dan Jantung Peradaban Dunia Baru

16 April 2026 - 02:04 WITA

Komitmen dan Konsistensi: Menakar Krisis Etika dan Moral di Tengah Arus Kapitalisme

12 April 2026 - 16:35 WITA

Trending di Nasional