Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Nasional · 23 Apr 2026 15:58 WITA ·

Krayan Menjerit: Jalan Hancur, Jembatan Rapuh, Pendidikan Anak Terancam


 Krayan Menjerit: Jalan Hancur, Jembatan Rapuh, Pendidikan Anak Terancam Perbesar

Krayan, Kaltara, Borneosinartvnews – Kondisi jalan dan jembatan Lingkar Krayan, wilayah perbatasan Kalimantan Utara, kian memprihatinkan. Infrastruktur yang menjadi akses utama masyarakat dilaporkan rusak parah dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan, Rabu, 22 April 2026

Berdasarkan keterangan sumber di lapangan, sejumlah ruas jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan berbahaya. Sementara itu, beberapa jembatan penghubung antar desa dalam kondisi rapuh dan tidak lagi layak digunakan, sehingga membahayakan keselamatan warga yang melintas.

Dampak paling nyata dirasakan oleh anak-anak sekolah. Demi menuntut ilmu, mereka harus menghadapi perjalanan penuh risiko setiap hari.

“Anak-anak kami berangkat sekolah dengan penuh tantangan. Jalan berlumpur, licin, dan harus melewati jembatan yang sudah rusak,” ujar salah satu warga.

Kondisi ini tidak hanya menghambat akses pendidikan, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut. Krayan sebagai daerah perbatasan yang strategis dinilai belum mendapatkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur.

Warga pun menyuarakan kekecewaan mereka terhadap minimnya penanganan dari pemerintah. Mereka berharap ada langkah konkret dan cepat untuk memperbaiki jalan serta jembatan yang rusak.

“Jangan sampai kami di perbatasan terus merasa dianaktirikan. Kami butuh perhatian nyata, bukan sekadar janji,” tegas sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan infrastruktur di kawasan Lingkar Krayan.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan dan tidak lagi menutup mata terhadap kondisi yang mereka hadapi setiap hari.

(Tim) Redaksi Borneosinartvnews

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemdes Santan Ulu Gelar Musrenbangdesa RKPDes dan RKPD 2027

20 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kasus Andreas Pujiono Naik Penyidikan, Pengamat Puji Polres Madiun

20 Agustus 2026 - 03:28 WITA

Arda Fitriana Latih Ibu Rumah Tangga Bisnis dari Rumah

19 Agustus 2026 - 11:32 WITA

Modus Baru Peredaran Rokok Ilegal, Truk Muatan Garam Diduga Jadi Kamuflase

18 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Investasi China 3.000 Hektare di Bangkalan Dikritik, KAKI Jatim: Jangan Korbankan Lahan Rakyat!

14 Agustus 2026 - 09:17 WITA

Hari Gajah Sedunia 2026: Difpala, LINKSOS, dan Geopix Gelar Pentas Seni Inklusif

10 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Trending di Nasional