Menu

Mode Gelap
Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: 4 Orang Meninggal, Wali Kota Turun ke Lokasi AMN Resmi Terbentuk di Berau, Sulkifli Terpilih Ketua Umum Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk: Antara Klaim “Selesai 100%” dan Realitas Lapangan yang Mangkrak Tempuh Jalur Hukum, Pengusaha Muda Bali Made Hiroki Laporkan Kasus KDRT ke Polresta Denpasar Mangkir Mediasi Ketiga, Status Kerja Disoal, Kasus PHK PT DLJ Tunggu Anjuran Disnaker

Nunukan · 24 Apr 2026 20:33 WITA ·

Kontras Nyata di Perbatasan, Wajah Terdepan Negara DIPertanyakan


 Kontras Nyata di Perbatasan, Wajah Terdepan Negara DIPertanyakan Perbesar

Nunukan Kaltara Borneosinartvnews 24 April 2026 Potret perbandingan mencolok antara pos penjagaan Indonesia dan Malaysia di wilayah perbatasan kembali menjadi sorotan.

Di satu sisi, pos Indonesia yang masih menggunakan konstruksi kayu tampak sederhana dengan fasilitas terbatas. Sementara di sisi lain, pos Malaysia berdiri kokoh dengan bangunan permanen berwarna putih, lengkap dengan infrastruktur yang lebih memadai.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait keseriusan pembangunan di wilayah perbatasan yang selama ini disebut sebagai garda terdepan negara. Perbatasan yang seharusnya menjadi simbol kedaulatan dan kebanggaan nasional justru memperlihatkan ketimpangan yang nyata di lapangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, pos Indonesia terlihat semi permanen dengan akses yang terbatas serta minim fasilitas penunjang. Aktivitas penjagaan tetap berjalan, namun dengan kondisi sarana yang jauh dari ideal. Di sisi lain, pos Malaysia menunjukkan kesiapan yang lebih baik, baik dari segi bangunan, akses, hingga fasilitas pendukung.

Sejumlah warga dan pemerhati perbatasan menilai kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Pemerintah dinilai perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap pembangunan infrastruktur di kawasan perbatasan, khususnya di wilayah terpencil seperti Nunukan.

“Perbatasan bukan halaman belakang, tapi beranda negeri,” menjadi pesan kuat yang mencerminkan harapan masyarakat agar pembangunan tidak lagi terpusat di wilayah perkotaan, melainkan merata hingga ke garis terluar Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai rencana peningkatan fasilitas pos penjagaan di wilayah tersebut. Namun, desakan publik terus menguat agar ketimpangan ini segera mendapat solusi nyata dari pemerintah pusat maupun daerah.

(Tim Borneosinartvnews)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Dugaan Bongkar Muat Rokok Ilegal di Nunukan, Terjadi Berulang Saat Jam Rawan Pengawasan

27 April 2026 - 01:58 WITA

Kapolsek Lumbis IPTU Doni Setyo Helga Efendi Gagalkan Penyelundupan 35 Kg Sabu, Hadapi Tantangan Miras di Wilayah Perbatasan

26 April 2026 - 23:24 WITA

TNI Perketat Pengamanan di Pos Bukit Keramat, Garda Terdepan RI–Malaysia di Sebatik

26 April 2026 - 23:04 WITA

NEGARA JANGAN TUTUP MATA! Pos Sei Kaca Sungai Ular Nyaris Terlupakan, Penjaga Perbatasan Bertaruh Nyawa di Tengah Keterbatasan.

21 April 2026 - 21:38 WITA

Transportasi Air di Adji Kuning Marak, Diduga Dipicu Tingginya Biaya Barang Bawaan Penumpang

18 April 2026 - 18:11 WITA

Polsek Sebatik Timur Perkuat Kamtibmas, Dukung Pemberantasan Narkoba dan Aktivitas Ilegal Perbatasan

18 April 2026 - 09:01 WITA

Trending di Nunukan