NUNUKA-KALIMANTAN UTARA Borneosinartvnews.com, 25 April 2026 — Aktivitas bongkar muat ratusan dus rokok lintas negara di Pelabuhan PLBN Nunukan kembali menjadi sorotan. Kegiatan ini diduga berlangsung secara rutin dan dilakukan pada waktu rawan pengawasan, yakni sore hari menjelang magrib.
Dari pantauan jurnalis di lapangan, terlihat adanya proses pemindahan rokok dari kapal Indonesia ke kapal yang berasal dari Filipina dengan awak kapal warga negara asing. Aktivitas tersebut berlangsung terbuka tanpa pengawasan yang terlihat di lokasi.
Salah satu awak kapal asing yang ditemui mengaku tidak mengetahui secara rinci terkait muatan yang mereka angkut.
“Kami hanya bekerja. Soal barang itu urusan bos dan agen,” ujarnya.
Sumber di lapangan menyebutkan, kegiatan bongkar muat rokok ini bukan kejadian baru. Aktivitas serupa disebut terjadi secara rutin, dengan frekuensi sekitar tiga hingga empat kali dalam satu bulan.
Saat dikonfirmasi, seorang agen bernama Ruslam menyampaikan bahwa aktivitas tersebut berlangsung di luar jam pengawasan.
“Tidak ada pengawasan karena sudah di luar jam dinas,” ungkapnya.
Ruslam juga menyebut bahwa rokok tersebut diduga milik seorang pengusaha yang dikenal dengan Ini sial Y. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi kepada jurnalis Borneo Sinar TV News.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait efektivitas pengawasan di wilayah perbatasan, khususnya di kawasan PLBN Nunukan yang merupakan pintu strategis keluar-masuk barang lintas negara. Pengawasan seharusnya dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak aparat penegak hukum maupun otoritas terkait mengenai legalitas aktivitas tersebut maupun langkah penindakan yang akan diambil.
Borneo Sinartvnews.com akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan menghadirkan informasi terbaru kepada publik Perbatasan Negeri
Redaksi Borneosinartvnews.com (**)











