Menu

Mode Gelap
Perkuat Pemahaman Hukum, PT Adhi Karya Gelar Seminar Sosialisasi KUHP Baru bagi Seluruh Karyawan Dua Bulan Beroperasi Tanpa Izin, Dua Tokoh Sesepuh Maluang Kompak Desak Kapolri Tindak Tegas Penyelewengan BBM Subsidi ke Industri Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Jalan Malinau–Krayan, Hasil Masih Dipertanyakan: Agenda Klarifikasi Mendadak Berubah, Publik Kian Curiga Tak Perlu Lewat Calo Lagi! Begini Wajah Baru Layanan Samsat Kabupaten Bekasi Yang Transparan Kegaduhan UU ITE 2024: Antara Jeratan Pidana Video Jusuf Kalla dan Sanksi Administratif Amin Rais

Berau · 3 Mei 2026 10:25 WITA ·

Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan


 Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan Perbesar

BERAU-BERAU-KALTIM-BORNEOSINARTVNES  Keresahan masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Berau memuncak. Warga dari Labanan Jaya, Labanan Makmur, Tumbit, Meraang, SP6, hingga Makarti secara terang-terangan melaporkan dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi di SPBU Labanan yang dinilai telah mencederai hak masyarakat umum.

Minggu, 03 Mei 2026 Laporan yang masuk ke redaksi Borneo Sinar TV mengungkap adanya dugaan praktik “permainan” di balik pintu SPBU. Warga menuduh pihak SPBU sengaja melakukan transaksi BBM jenis Pertalite dan Biosolar di luar jam operasional resmi. Mirisnya, BBM subsidi tersebut diduga tidak dijual untuk kendaraan umum yang mengantre, melainkan dialirkan kepada pelanggan pribadi atau oknum tertentu dengan harga yang telah dikerek naik menjadi Rp10.000 per liter.

Modus Operandi dan Penimbunan**

Sejumlah perwakilan warga menyebut bahwa SPBU tersebut diduga hanya menggunakan status “resmi” sebagai kedok. Pada kenyataannya, fasilitas tersebut disinyalir berfungsi sebagai tempat penimbunan BBM subsidi untuk menyuplai kelompok yang mereka sebut sebagai “Mafia Migas”

Masyarakat juga menyoroti adanya upaya penghilangan jejak digital di lokasi. “Kami minta pihak berwenang mengecek rekaman CCTV. Seringkali CCTV di sana dimatikan saat aktivitas bongkar muat atau transaksi ilegal itu terjadi,” ujar salah satu warga yang merasa dirugikan.

Ancaman Aksi Massa

Kondisi ini membuat warga merasa muak dan kehilangan kesabaran. Kelangkaan BBM subsidi yang terus terjadi di tengah masyarakat berbanding terbalik dengan lancarnya pasokan bagi para pengumpul ilegal.

Sebagai bentuk protes keras, masyarakat dari berbagai kampung tersebut mengancam akan mengerahkan massa dalam jumlah besar untuk melakukan demonstrasi jika tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang maupun Pertamina.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPBU Labanan terkait tuduhan serius ini.

Pawarta: Rasidin

Redaksi Borneo Sinar TV News

 

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Dua Bulan Beroperasi Tanpa Izin, Dua Tokoh Sesepuh Maluang Kompak Desak Kapolri Tindak Tegas Penyelewengan BBM Subsidi ke Industri

9 Mei 2026 - 10:51 WITA

Dermaga Sidayang Disorot, Progres Mandek dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

6 Mei 2026 - 14:09 WITA

Pendar Cahaya di Tepian Bandara Kalimarau, Destinasi Favorit Warga Habiskan Malam Minggu

2 Mei 2026 - 23:39 WITA

Kadis Pendidikan Berau Bungkam, Borneo Sinar TV Resmi Ungkap Temuan Dana BOS Rp1,6 Miliar

2 Mei 2026 - 22:20 WITA

Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk: Antara Klaim “Selesai 100%” dan Realitas Lapangan yang Mangkrak

28 April 2026 - 16:33 WITA

Mangkir Mediasi Ketiga, Status Kerja Disoal, Kasus PHK PT DLJ Tunggu Anjuran Disnaker

27 April 2026 - 20:20 WITA

Trending di Berau