Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Berau · 3 Mei 2026 10:25 WITA ·

Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan


 Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan Perbesar

BERAU-BERAU-KALTIM-BORNEOSINARTVNES  Keresahan masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Berau memuncak. Warga dari Labanan Jaya, Labanan Makmur, Tumbit, Meraang, SP6, hingga Makarti secara terang-terangan melaporkan dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi di SPBU Labanan yang dinilai telah mencederai hak masyarakat umum.

Minggu, 03 Mei 2026 Laporan yang masuk ke redaksi Borneo Sinar TV mengungkap adanya dugaan praktik “permainan” di balik pintu SPBU. Warga menuduh pihak SPBU sengaja melakukan transaksi BBM jenis Pertalite dan Biosolar di luar jam operasional resmi. Mirisnya, BBM subsidi tersebut diduga tidak dijual untuk kendaraan umum yang mengantre, melainkan dialirkan kepada pelanggan pribadi atau oknum tertentu dengan harga yang telah dikerek naik menjadi Rp10.000 per liter.

Modus Operandi dan Penimbunan**

Sejumlah perwakilan warga menyebut bahwa SPBU tersebut diduga hanya menggunakan status “resmi” sebagai kedok. Pada kenyataannya, fasilitas tersebut disinyalir berfungsi sebagai tempat penimbunan BBM subsidi untuk menyuplai kelompok yang mereka sebut sebagai “Mafia Migas”

Masyarakat juga menyoroti adanya upaya penghilangan jejak digital di lokasi. “Kami minta pihak berwenang mengecek rekaman CCTV. Seringkali CCTV di sana dimatikan saat aktivitas bongkar muat atau transaksi ilegal itu terjadi,” ujar salah satu warga yang merasa dirugikan.

Ancaman Aksi Massa

Kondisi ini membuat warga merasa muak dan kehilangan kesabaran. Kelangkaan BBM subsidi yang terus terjadi di tengah masyarakat berbanding terbalik dengan lancarnya pasokan bagi para pengumpul ilegal.

Sebagai bentuk protes keras, masyarakat dari berbagai kampung tersebut mengancam akan mengerahkan massa dalam jumlah besar untuk melakukan demonstrasi jika tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang maupun Pertamina.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPBU Labanan terkait tuduhan serius ini.

Pawarta: Rasidin

Redaksi Borneo Sinar TV News

 

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

5 September 2026 - 17:54 WITA

Wisuda Ke-XVII STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana Siap Mengabdi

3 September 2026 - 12:12 WITA

Kelangkaan BBM di Berau Memprihatinkan, Warga Kesulitan Dapatkan Pasokan

1 September 2026 - 13:15 WITA

Kebakaran Menghanguskan Bangunan di Kampung Kasai, Berau

29 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Memicu Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di KM 10 Labanan Berau

23 Agustus 2026 - 23:20 WITA

Pilu Ibu di Berau: Bayi 14 Hari Diculik Suami dan Mertua Hingga Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Trending di Berau