Menu ✖

Mode Gelap
Diduga Telan Anggaran Rp2 Miliar, Jalan Usaha Tani Menuju Kebun Sawit Anggota DPRD Kutai Barat Berinisial A Dipertanyakan Proyek Puskesmas Dilang Puti Senilai Rp6,91 Miliar Disorot, Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto

Surabaya · 10 Jun 2026 17:47 WITA ·

Dugaan Sunat Dana Reses, Kantor DPD PAN Surabaya Diserbu Aliansi Madura Indonesia!


 Dugaan Sunat Dana Reses, Kantor DPD PAN Surabaya Diserbu Aliansi Madura Indonesia! Perbesar

SURABAYA-BORNEOSINARTVNEWS.COM Suasana kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Surabaya mendadak memanas pada Rabu, 10 Juni 2026. Massa dari Aliansi Madura Indonesia (AMI) mendatangi lokasi tersebut untuk melayangkan protes keras atas dugaan “praktik kotor” pemotongan anggaran kegiatan reses anggota legislatif.

​Aksi yang berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan ini menjadi panggung bagi AMI untuk membongkar dugaan penyalahgunaan dana yang seharusnya menjadi hak konstituen.

​Desak Audit Menyeluruh

​Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, dalam orasinya tidak melunak. Ia menuntut audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran reses dan menegaskan bahwa tindakan tersebut adalah bentuk pengkhianatan terhadap uang rakyat.

​”Kami mendesak adanya audit menyeluruh serta penegakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat. Jangan pernah main-main dengan uang rakyat! Setiap rupiah harus dipertanggungjawabkan secara transparan,” ujar Baihaki dengan nada tegas di hadapan massa, Rabu (10/6/2026).

​Ancaman terhadap Kualitas Aspirasi

​Koordinator aksi, Abdul Azis, menambahkan bahwa dugaan pemotongan ini secara langsung merugikan masyarakat. Menurutnya, pemotongan anggaran akan menurunkan kualitas pelaksanaan reses dan menghambat penyampaian aspirasi warga kepada wakil rakyat di lapangan.

​”Kami meminta keterbukaan. Dugaan penyimpangan ini harus diusut tuntas agar tidak menjadi preseden buruk yang terus terulang,” tegas Azis.

​Tanggapan DPD PAN

​Perwakilan DPD PAN, H. Surat, S.Pd., akhirnya menerima perwakilan massa aksi untuk mendengarkan tuntutan tersebut secara langsung. Dalam pertemuan tersebut, AMI secara gamblang meminta DPD PAN untuk melakukan evaluasi internal terhadap kader yang namanya disebut-sebut terlibat dalam dugaan tersebut.

​AMI menuntut partai untuk bersikap ksatria dengan mendukung penuh pemeriksaan secara terbuka dan objektif.

​Akan Terus Mengawal

​Aksi ini berakhir dengan komitmen dari Aliansi Madura Indonesia untuk terus mengawal perkembangan kasus ini. Mereka menegaskan bahwa ini bukanlah aksi sesaat, melainkan bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam mengawasi akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

​”Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum yang nyata, kami menuntut aparat penegak hukum untuk segera bertindak tanpa tebang pilih,” tutup Baihaki.

​Penulis: Redho

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Program SAS (Sidoarjo Asri Sejuk) Kapolsek Sedati Bagikan Bibit Pohon Buah di Desa Banjar Kemuning 

23 Oktober 2026 - 18:29 WITA

PT ULI Cetak 40 SDM Konstruksi Kompeten di Jatim

23 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Mutiara Store Perkuat Posisi sebagai Pusat Grosir HP Second Berkualitas di Surabaya, Bos Uchild Utamakan Kepercayaan dan Kepedulian

23 Oktober 2026 - 10:04 WITA

Kolaborasi LKHAI dan JIMLY School Dorong Penguatan Kompetensi Profesional Untuk Hadapi Tantangan Hukum Bisnis

22 Oktober 2026 - 22:13 WITA

Ketum DPP AMI Soroti Sisi Positif Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

18 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Cara Anak Muda Temukan Arah Hidup Lewat Peran Bertuhan

1 September 2026 - 13:02 WITA

Trending di Surabaya