Menu

Mode Gelap
Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search Lupakan Arabika dan Robusta! Kopi Liberika Sembakungan Siap Jadi Identitas Baru Berau! Bhabinkamtibmas Polsek Jabon Turun Ke Lapangan Gelar Kerja Bakti Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso Judi Sabung Ayam di Jember Meresahkan, Polisi Didesak Bertindak

Pemerintahan · 16 Jan 2026 17:15 WITA ·

Inaugural Flight Berau–Maratua Resmi Dibuka, Gerbang Konektivitas Udara Menuju Surga Bahari Kalimantan Timur


 Inaugural Flight Berau–Maratua Resmi Dibuka, Gerbang Konektivitas Udara Menuju Surga Bahari Kalimantan Timur Perbesar

Inaugural Flight Berau–Maratua Resmi Dibuka, Gerbang Konektivitas Udara Menuju Surga Bahari Kalimantan Timur

Berau:Kaltim | Jum’at, 16 Januari 2026 — Media Borneosinartvnews — Hari ini tercatat sebagai tonggak sejarah monumental bagi dunia transportasi udara dan pembangunan kawasan bahari di Kabupaten Berau. Di atas bumi Tiwakal yang kokoh dan hamparan bahari yang membentang luas, Bandara Berau menjadi saksi lahirnya harapan baru melalui pelaksanaan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Berau–Maratua dan Maratua–Berau menggunakan pesawat Wings Air tipe ATR 72-600

Di atas bumi Tiwakal yang kokoh dan hamparan bahari yang membentang luas, Bandara Berau menjadi saksi lahirnya harapan baru melalui pelaksanaan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Berau–Maratua dan Maratua–Berau menggunakan pesawat Wings Air tipe ATR 72-600.

Momentum bersejarah ini bukan sekadar seremoni penerbangan, melainkan simbol terbukanya gerbang konektivitas udara menuju salah satu mutiara bahari Indonesia. Dari daratan Berau hingga gugusan pulau di Laut Sulawesi, sayap pesawat kini menyatukan jarak, harapan, dan masa depan.

Penerbangan perdana tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi VI DPR RI Hj. Syarifah Suraidah Harum, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas beserta jajaran, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin, Kepala Bandara Maratua Sunartopo, jajaran Manajemen Direksi Lion Group yang diwakili Ari Azhari, Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas Wings Air Capt. Iyus Susianto, Area Manager Lion Group Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Mohammad Helmi, pimpinan perangkat daerah terkait, serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin menegaskan bahwa pembukaan penerbangan Wings Air rute Balikpapan–Maratua via Berau merupakan capaian strategis hasil sinergi lintas sektor yang dibangun secara konsisten dan berkelanjutan sejak akhir tahun 2023. Melalui proses panjang berupa evaluasi kesiapan pasar, peningkatan permintaan, serta dukungan nyata dari pemerintah pusat dan daerah, rute ini akhirnya resmi beroperasi pada 16 Januari 2026.

Kehadiran rute ini diharapkan dapat beroperasi secara berkelanjutan sebagai urat nadi konektivitas udara, memperluas aksesibilitas Pulau Maratua sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional dan internasional, serta menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur. Dengan jaringan penerbangan nasional yang terintegrasi dan jadwal operasional yang teratur, rute ini menjadi langkah nyata pembangunan transportasi udara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi masa depan.

Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaan yang mendalam atas dibukanya rute Berau–Maratua. Menurutnya, pembukaan rute ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas sekaligus mempercepat geliat pariwisata unggulan Kabupaten Berau.

Pulau Maratua dianugerahi keistimewaan alam yang luar biasa, mulai dari terumbu karang yang masih sangat alami dan terjaga, visibilitas laut yang jernih, hingga keanekaragaman hayati laut yang menakjubkan dan telah dikenal dunia. Kekayaan bawah laut tersebut menjadikan Maratua sebagai surga bahari eksotis, sekaligus simbol kebanggaan daerah dan wajah pariwisata bahari Indonesia di mata internasional.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Berau, Otoritas Bandar Udara, Manajemen Lion Group, serta seluruh pihak yang telah berani dan visioner membuka rute strategis ini.

Menurutnya, langkah ini bukan sekadar membuka jalur penerbangan, melainkan membuka gerbang dunia menuju surga dunia—Maratua, permata bahari Kalimantan Timur yang keindahannya telah diakui secara nasional maupun internasional.

Gubernur juga menekankan pentingnya memperluas dan memperkuat jaringan rute penerbangan agar konektivitas tidak berhenti pada satu titik, melainkan terus berkembang sebagai bagian dari strategi besar penguatan pariwisata dan ekonomi daerah.

Keunikan Maratua, termasuk fenomena alam dan kekayaan laut seperti ikan tornado barracuda yang menjadi ikon langka perairan Maratua, merupakan warisan bahari yang harus dijaga sekaligus diperkenalkan kepada dunia.

Lebih dari sekadar pariwisata, rute ini juga membawa manfaat langsung bagi UMKM lokal, nelayan, pengelola resort, pelaku jasa wisata, hingga masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidupnya pada denyut ekonomi bahari. Inilah konektivitas yang berpihak—menghubungkan daratan dan lautan, tradisi dan modernitas, lokal dan global.

Dari bumi Tiwakal Berau yang teguh hingga samudra bahari Maratua yang mempesona, penerbangan ini menjadi bukti nyata bahwa Kalimantan Timur siap melangkah lebih jauh.

Untuk daerah Untuk Indonesia Untuk dunia

 

Editor : Boni

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

GERAKAN 214: Ribuan Massa Kepung Kantor DPRD dan Gubernur Kaltim, Tuntut Akhiri Dinasti Politik

21 April 2026 - 15:39 WITA

Pangkalan Diduga PT Indo Bahari Sukses Jadi “Markas” BBM Ilegal, Truk PT Cahayatama Andalan Transport Terendus di Lokasi

21 April 2026 - 11:25 WITA

Investigasi: Dugaan Praktik Niaga BBM Ilegal di Perairan Loa Bakung, Pihak Perusahaan Bungkam Saat Dimintai Konfirmasi

18 April 2026 - 16:29 WITA

Antara Negarakertagama dan Kabinet Merah Putih: Ikhtiar GMRI Mengawal Pasal 33 UUD 1945

3 April 2026 - 11:16 WITA

Laka Lantas di Jalan M. Yamin Samarinda: Tiga Korban Termasuk Wanita Hamil Dievakuasi ke RS

29 Maret 2026 - 23:16 WITA

Kepala Desa Santan Ulu Tinjau Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Bulan Suci

7 Maret 2026 - 13:58 WITA

Trending di Kutai Timur