Menu

Mode Gelap
Menanti Kepulangan Jemaah Haji, Bandara Kalimarau Berbenah dan Pastikan Kesiapan Layanan Dana Reses Diduga Disunat, Kegiatan Serap Aspirasi Juliana Evawati di Sidotopo Disorot Warga ​ Penangkapan Jurnalis di Berau Diapresiasi, Publik Desak Pengusutan Kedok Usaha Kayu Ilegal Pelapor Dari Jantung Kalimantan untuk Indonesia: Menjaga Pancasila, Merawat Rumah Kita Bersama PN Denpasar Ngawur, Honor Advokat Jadi Delik Tipu Gelap!

Tradisi & Budaya · 26 Feb 2026 03:07 WITA ·

Sinergi Adat dan Modernitas: Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang Berau


 Sinergi Adat dan Modernitas: Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur Kawal Musrenbang Berau Perbesar

BERAU :KALTIM: Borneosinartvnews –Jumat (13/02/2026)Pemandangan berbeda terlihat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Gunung Tabur baru-baru ini. Kehadiran Pangeran Hadi Ningrat bersama jajaran Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur di barisan terdepan menjadi sorotan utama, menandakan kuatnya sinergi antara tatanan kultural dan perencanaan pembangunan modern Simbol Kedaulatan Kultural.

Duduknya tokoh-tokoh adat di barisan depan bukan sekadar formalitas protokoler. Hal ini merupakan pernyataan visual tentang kedaulatan kultural masyarakat setempat. Sejarah mencatat bahwa jauh sebelum struktur pemerintahan modern terbentuk, Kesultanan Gunung Tabur telah menjadi fondasi tatanan sosial di Berau Kamis (12/02/2026)

Kehadiran fisik Dewan Adat dalam forum ini dianggap sebagai bentuk “restu” agar pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah tetap selaras dengan nilai-nilai lokal. Masyarakat berharap kemajuan fisik tetap berjalan beriringan dengan kelestarian alam dan kearifan lokal yang selama ini dijaga ketat oleh adat.

Fokus Pelayanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Gunung Tabur, Lutfi Hidayat, memaparkan sejumlah program prioritas yang menjadi aspirasi masyarakat. Meski mengakui kondisi keuangan daerah (fiskal) sedang mengalami penurunan, Lutfi menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga tetap menjadi harga mati.

Beberapa poin prioritas pembangunan yang diusulkan meliputi

Sektor Kesehatan: Peningkatan sarana dan prasarana di Puskesmas serta Puskesmas Pembantu (Pustu).

Sektor Pendidikan: Penambahan ruang belajar guna menampung kebutuhan siswa yang terus meningkat.

Kesehatan Masyarakat: Penyediaan akses air bersih sebagai langkah konkret dalam upaya pencegahan stunting.

Infrastruktur: Peningkatan kualitas jalan di kampung-kampung untuk memperlancar akses ekonomi.

“Pihak kecamatan tetap memprioritaskan usulan warga yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, meskipun kondisi anggaran sedang mengalami penurunan,” tegas Lutfi Hidayat dalam sambutannya Dokumentasi yang Sakral

Berdasarkan dokumentasi visual, suasana Musrenbang kali ini terasa sangat khidmat. Pangeran Hadi Ningrat tampil berwibawa mengenakan pakaian adat kebesaran, mencerminkan sosok pemimpin yang mengayomi. Latar belakang bangunan dengan sentuhan arsitektur lokal semakin mempertegas bahwa hukum dan tata krama adat tetap menjadi pilar identitas bagi masyarakat Berau di tengah arus modernisasi.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan pembangunan di Gunung Tabur tidak hanya menyentuh aspek fisik berupa beton dan aspal, tetapi juga mampu menjaga marwah dan warisan leluhur demi kesejahteraan masyarakat luas secara berkelanjutan.

Penulis: [borneosinartvnews/Tim Redaksi]

Editor: (red)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Aksi Karaoke Oknum Aparat di Kampung Kasai Berlanjut Hingga Dini Hari, Warga: “Kami Sulit Istirahat dan Sahur

1 Maret 2026 - 23:22 WITA

Sinergi Safari Ramadhan di Desa Santan Ulu: Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial SANTAN ULU,

24 Februari 2026 - 19:11 WITA

PESONA MALAM DI BUMI BATIWAKKAL: Cahaya Merah Klenteng Cen Ti Kung Hiasi Jalan Tendean

13 Januari 2026 - 23:12 WITA

Trending di Berau