Menu

Mode Gelap
Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk “Diduga Mangkrak”: Selesai di Atas Kertas, Gagal di Lapangan Tolak Pasien Gawat Darurat, Rumah Sakit Terancam Pidana Penjara hingga 10 Tahun Aek Natas Dijarah, Munte Bebas Beroperasi: Di Mana Nyali Aparat Penegak Hukum? Warga Pati Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Warga Blingoh Jepara, Polisi Pastikan Tidak Ada Kekerasan Kejari Tanjung Perak ‘Masuk Angin’, AMI Bawa Kasus Dana Reses ke Kejagung

Peristiwa · 7 Apr 2026 23:59 WITA ·

Ketua Harian RUMAH HEBAT NUSANTARA Apresiasi Kapolres Kabupaten Bekasi, Tekankan Keadilan Sosial sebagai Kunci Kamtibmas


 Ketua Harian RUMAH HEBAT NUSANTARA Apresiasi Kapolres Kabupaten Bekasi, Tekankan Keadilan Sosial sebagai Kunci Kamtibmas Perbesar

BEKASI-BORNEOSINARTVNEWS Selasa 7April 2026 Dalam hangatnya nuansa pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, Kabupaten Bekasi kembali merajut simpul-simpul persatuan yang sempat mengendur oleh waktu. Bertempat di SHSD Sambel Hejo, jajaran Polres Metro Bekasi menggelar Halal Bihalal dan Silaturahmi bersama Ormas, LSM, serta elemen strategis masyarakat, Selasa (31/3/2026).

Lebih dari sekadar seremoni, pertemuan ini menjelma menjadi ruang kontemplasi kolektif, sebuah panggung kebersamaan untuk meneguhkan harmoni sosial di tengah pusaran zaman yang kian kompleks dan penuh dinamika.

Puluhan organisasi hadir, mulai dari Pemuda Pancasila MPC Kabupaten Bekasi, Aliansi Ormas Bekasi (AOB), Garda Bekasi, Laskar Merah Putih, Garda Pasundan, DPC WBI Kabupaten Bekasi, dan masih banyak yang lainnya. Mereka datang bukan sekadar membawa atribut dan identitas, melainkan satu napas yang sama: menjaga keutuhan, merawat ketertiban, dan meneguhkan kedamaian di tanah industri yang sarat kepentingan ini.

Kegiatan ini berakar kuat pada amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menegaskan fungsi Polri sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, serta pelindung dan pengayom rakyat. Lebih dari itu, sinergi lintas elemen menjadi pengejawantahan nyata dari semangat partisipasi publik dalam menjaga stabilitas sosial bangsa.

Dalam sambutannya, Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., selaku Kapolres Metro Bekasi menegaskan dengan nada tegas namun bersahaja,

“Kami tidak dapat berjalan sendiri. Stabilitas kamtibmas adalah tanggung jawab bersama. Ormas adalah mitra strategis. Persatuan adalah benteng terkuat bangsa ini.”

Ia mengajak seluruh elemen untuk menanggalkan ego sektoral dan merajut kepentingan bersama demi Bekasi yang aman, damai, dan produktif. Menurutnya, keseimbangan ekonomi menjadi kunci meredam potensi kriminalitas “yang kuat merangkul yang lemah, yang mampu menguatkan yang tertatih,” Ungkap Kapolres Metro Bekasi.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan melalui langkah-langkah produktif seperti budidaya perikanan, peternakan, hingga pertanian mandiri. Upaya ini, lanjutnya, dapat bersinergi dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam mendukung agenda pembangunan. Tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Iwan Setiawan, S.Sos (yang akrab disapa Iwan Lentik) menegaskan komitmen organisasinya,

“Pemuda Pancasila berdiri tegak di atas nilai-nilai Pancasila. Loyalitas kami kepada NKRI adalah harga mati.”

Pernyataan ini menjadi penegas bahwa organisasi kemasyarakatan bukanlah ancaman, melainkan pilar sosial yang mampu menjaga moralitas dan stabilitas bangsa jika diarahkan secara konstruktif. Jelas Anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Damin Sada, Ketua Umum Jawara Jaga Kampung (Jajaka), mengingatkan bahwa kekuatan sejati sebuah wilayah terletak pada kesadaran kolektif warganya,

“Kampung yang kuat lahir dari masyarakat yang sadar akan tanggung jawab sosialnya. Harmoni adalah benteng yang tak terlihat, namun paling kokoh.”

Pesan reflektif juga disampaikan oleh Doni Ardon, Sekjen AOB,

“Ormas harus hadir sebagai solusi, bukan sumber persoalan. Kita adalah garda terdepan persatuan, bukan pemantik perpecahan.”

Di penghujung acara, Ketua Harian RUMAH HEBAT NUSANTARA, Moh Cahyadi atau Den Cupank, memberikan apresiasi mendalam atas langkah Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., Ia menilai pendekatan yang menjunjung pemerataan (baik ekonomi, sosial, maupun derajat kemanusiaan) selaras dengan ruh falsafah daerah.

Mengutip makna luhur “Swatantra Wibawa Mukti”, ia menegaskan bahwa kemajuan sejati adalah ketika manusia dimanusiakan tanpa kehilangan martabatnya.

Namun di balik gemerlapnya julukan “Kota Metrodollar”, Den Cupank mengingatkan adanya ironi sosial yang masih membayangi, ketimpangan yang menjadi pekerjaan rumah bersama agar kemiskinan ekstrem yang melanda masyarakatnya seperti yang pernah dilontarkan oleh salah satu anggota Legislatif Kabupaten Bekasi beberapa waktu lampau segera dapat teratasi.

Menurutnya, pendekatan budaya dan kekeluargaan adalah kunci meredam potensi konflik di tengah masyarakat Bekasi yang majemuk. Dari kampung-kampung sederhana, dari ruang-ruang kebersamaan yang tulus, benih kebangkitan Nusantara justru dapat tumbuh.

Pada akhirnya, Kabupaten Bekasi bukan sekadar hamparan beton dan deru industri. Ia adalah mozaik keberagaman, tempat di mana aparat, ormas, dan masyarakat saling menenun harapan. Pungkasnya.

Silaturahmi ini bukan hanya temu raga, melainkan temu jiwa. Sebuah ikhtiar sunyi namun bermakna, untuk menjaga Indonesia dari titik sentral Kebangkitan Nusantara yakni Kabupaten Bekasi, dari hati yang masih percaya bahwa persatuan adalah jalan paling mulia.

Redaksi Borneosinartvnews

(Aang Amarullah)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Warga Pati Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Warga Blingoh Jepara, Polisi Pastikan Tidak Ada Kekerasan

19 April 2026 - 10:14 WITA

Tragis! Anak S Ditemukan Meninggal Dunia Usai Diserang Buaya di Bengalon

1 April 2026 - 14:09 WITA

Sapu Bersih Oknum Lapas! Aliansi Madura Indonesia Siap Kepung Jatim, Sekjen AMI: Kami Tidak Butuh Janji Manis!

22 Februari 2026 - 17:09 WITA

Di Balik Himbauan DPMK Jaga Hutan, Kerusakan Mangrove, Pembabatan Hutan, dan Ilegal Mining di Berau Tak Berujung Sanksi

19 Februari 2026 - 20:08 WITA

Maut di Ujung Rokok! Gara-gara Satu Puntung, Kawasan Jalan Jelarai Tanjung Selor Berubah Jadi Lautan Api!

30 Januari 2026 - 20:01 WITA

Sempat Buang Dompet Korban untuk Hilangkan Jejak, Pencuri di Samarinda Ulu Ini Tetap Tak Berkutik Ditangkap Polisi

9 Januari 2026 - 17:48 WITA

Trending di Peristiwa