Menu ✖

Mode Gelap
Rofiq Azmi: Jangan Diam! Aset Daerah Dipertanyakan, Intelektual dan Ulama Banyuwangi Harus Bersuara  Polrestabes Surabaya Amankan Oknum Advokat Terkait Kasus Tipu Gelap Rp520 Juta PANAS! Ahli Hukum Bongkar Beda “Membuat” & “Memalsukan” di Sidang Ijazah Palsu Diduga Telan Anggaran Rp2 Miliar, Jalan Usaha Tani Menuju Kebun Sawit Anggota DPRD Kutai Barat Berinisial A Dipertanyakan Proyek Puskesmas Dilang Puti Senilai Rp6,91 Miliar Disorot, Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian

Jakarta · 30 Mei 2026 22:10 WITA ·

Bawa Isu Diskriminasi Guru ke Istana, PERDISKI Dapat Dukungan Penuh Wapres Gibran!


 Bawa Isu Diskriminasi Guru ke Istana, PERDISKI Dapat Dukungan Penuh Wapres Gibran! Perbesar

JAKARTA-Borneo Sinar TV-Dewan Pimpinan Pusat Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) melaksanakan audiensi strategis tingkat tinggi dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/5/2026). Dalam pertemuan khidmat tersebut, PERDISKI membawa misi krusial terkait maraknya diskriminasi dan intimidasi yang dialami para guru agama di berbagai pelosok daerah.

​Merespons berbagai laporan dan aspirasi yang disampaikan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungan penuhnya terhadap pergerakan PERDISKI, termasuk rencana besar penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) II PERDISKI yang siap digelar di Surabaya, Jawa Timur.

​Mas Wapres-sapaan akrabnya-menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional. Pemerintah menempatkan Pendidikan Agama Kristen sebagai salah satu pilar fundamental dalam membentuk karakter, etika kasih, moralitas, serta kecerdasan spiritual generasi muda Indonesia yang berbasis kebangsaan.

​Bentuk Tim Kuasa Hukum: “Guru Tidak Boleh Berjuang Sendirian”

​Sebagai langkah konkret dan respons sistemik terhadap ketidakpastian hukum yang dialami para guru di daerah terpencil, PERDISKI secara resmi mengumumkan pembentukan Tim Kuasa Hukum organisasi di hadapan Wapres.

​”Guru tidak boleh berjuang sendirian saat menghadapi tekanan hukum dalam menjalankan tugas mulia profesinya. Tim Kuasa Hukum PERDISKI siap memberikan pendampingan litigasi maupun non-litigasi yang profesional dan terstruktur,” tegas Advokat Saddan Sitorus, S.H., yang memimpin tim hukum tersebut bersama Tiarma Simanjuntak, S.H., dan Ferdinand Saragih, S.H.

​Ketua Umum PERDISKI, Yusak, S.Th., menambahkan bahwa efektivitas penanaman nilai karakter pada anak didik sangat berkorelasi positif dengan tingkat kesejahteraan dan kesehatan mental sang guru. Oleh karena itu, jaminan keamanan kerja dan kesejahteraan substantif harus diperjuangkan secara nasional.

​Soroti Isu Intoleransi Akibat Minimnya Guru Agama

​Di samping kesiapan teknis Munas II Surabaya, Ketua Panitia Pelaksana, Riovold Yulianto, S.Pd.K., memanfaatkan momentum ini untuk melaporkan isu kebebasan beragama yang masih mengkhawatirkan. Salah satunya adalah insiden perusakan rumah doa umat Kristen di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

​Riovold memaparkan akar masalah yang dinilai ironis: insiden intoleransi tersebut berawal dari tidak tersedianya guru Pendidikan Agama Kristen di sekolah-sekolah resmi. Kondisi tersebut memaksa para siswa berinisiatif menggelar pendidikan agama di rumah doa, yang sayangnya malah memicu gesekan dan tindakan intoleransi dari oknum warga sekitar.

​“Insiden semacam ini merusak iklim psikososial komunitas pendidikan. Melalui Munas II nanti, kami berharap negara hadir lebih kuat dalam menjamin perlindungan hak beragama serta membuka formasi ketersediaan Guru Pendidikan Agama Kristen di Satuan Pendidikan,” ujar Riovold.

​Sinergi Berkelanjutan Menuju Munas II Surabaya

​Pertemuan strategis yang juga dihadiri oleh tokoh pengurus pusat seperti Aprilendy Sebastian, Efraym Zefanya, dan Bryan ini menghasilkan kesepakatan penting. Pihak istana dan PERDISKI sepakat untuk membangun sinergi berkelanjutan bersama kementerian terkait guna membereskan isu struktural, mulai dari minimnya rasio guru agama hingga mekanisme perlindungan profesi yang layak.

​Dukungan tegas dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini dinilai menjadi momentum bersejarah sekaligus suntikan energi baru bagi seluruh pendidik Kristen di Indonesia menjelang perhelatan Munas II PERDISKI di Surabaya. (TS/Meg/**)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Nur Syifa Nadiastuti, Perwakilan Sulawesi Selatan, Raih Best Influencer Putra Putri Batik Nusantara 2026

22 Oktober 2026 - 16:15 WITA

KAKI Jatim Soroti Pernyataan Rocky Gerung: Masuk Istana Harus Bawa Integritas, Bukan Ikut Arus Kekuasaan

16 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Pungli hingga Rp250 Juta dan Krisis Air Bersih di Rutan Pondok Bambu Terungkap

1 Oktober 2026 - 09:59 WITA

KAKI Jatim Dukung Jenderal Gatot Soal Meritokrasi TNI

20 Agustus 2026 - 18:23 WITA

LPKAN Serukan Aparatur Negara “All Out” Mengabdi

16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit buktikan kinerja dan layak didukung penuh

11 Agustus 2026 - 00:02 WITA

Trending di Jakarta